Minimalis & Elegan! Rumah Modern tanpa Pagar Jadi Pilihan di Kalangan Milenial

Di zaman sekarang, tren rumah modern tanpa pagar mulai diminati oleh para milenial. Selain untuk alasan estetika, rumah tanpa pagar memiliki beberapa kelebihan yang menjadikannya pilihan tepat bagi rumah modern masa kini, antara lain:

1. Mudah Terkoneksi dan Memiliki Keterbukaan

Rumah tanpa pagar sangatlah cocok untuk Anda yang tinggal di lingkungan terbuka. Rumah yang didesain tanpa pagar memberikan kemudahan bagi penghuninya dalam berinteraksi kepada tetangga dan lingkungan sekitar dengan lebih mudah. Pasalnya, bagi milenial, rumah bukan hanya sekadar tempat untuk tinggal, melainkan sebagai salah satu ruang bagi mereka yang ingin eksis di ruang publik.

2. Memberikan Kesan Estetika Minimalis

Rumah tanpa pagar juga dapat memberikan kesan minimalis dan modern. Sehingga, rumah terlihat lebih bersih dan lebih estetik. Bahkan, tidak ada pagar di rumah juga bisa memperlihatkan keindahan area teras atau taman depan rumah, lho.

3. Biaya Perawatan Rumah Jauh Lebih Murah

Tidak adanya pagar di rumah menjadi pertimbangan penting bagi Anda yang ingin meminimalisir pengeluaran perawatan untuk pagar. Proses pembangunannya pun cenderung memakan waktu lebih singkat karena tidak perlu repot mendekorasi jenis pagar apa yang ingin disandingkan dengan rumah Anda.

4. Rumah Punya Daya Jual yang Lebih Tinggi

Rumah tanpa pagar memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya, rumah tanpa pagar memiliki desain yang unik dan modern yang bisa membantu Anda dalam meningkatkan nilai jual properti Anda. Pun, rumah tanpa pagar menandakan bahwa Anda tinggal di lingkungan yang terbuka, aman, dan nyaman. Sehingga, calon pembeli pun dapat mempertimbangkan hal tersebut untuk memengaruhi keinginannya dalam memilih properti yang Anda tawarkan.

Bicara soal keamanan, mungkin Anda masih ragu apakah rumah tanpa pagar tetap aman atau justru membahayakan. Tapi tenang, teknologi terkini, seperti pagar virtual, CCTV, maupun alarm bisa membantu Anda dalam meningkatkan keamanan di rumah tanpa pagar Anda. Anda pun bisa menjaga rumah tanpa pagar Anda tetap memiliki privasi yang baik dengan cara menambahkan pohon rindang di depan rumah.

Baca Juga: 7 Cara Cerdas Mengatur Keuangan Sebelum Membeli Rumah Pertama Anda

Inspirasi Rumah tanpa Pagar untuk Milenial

Berikut ini ada beberapa inspirasi rumah tanpa pagar yang bisa Anda adaptasi di rumah. Simak tipsnya sampai selesai, ya!

1. Membuat Rumah Minimalis dengan Taman Depan yang Luas

Anda dapat membangun taman depan rumah yang luas dengan memberikan sentuhan garis tegas serta warna netral yang bisa Anda padu padankan dengan konsep rumah tanpa pagar Anda. Anda bisa menambahkan tanaman hias di area depan taman rumah dan juga area rumput hijau untuk menambahkan kesan segar di area taman Anda.

2. Rumah Bergaya Tropis dengan Sentuhan Alam

Anda juga bisa membangun rumah bergaya tropis dengan menambahkan sentuhan batu alami dengan elemen batu alam atau kayu untuk menambahkan kesan hangat di area rumah Anda. Agar lebih asri, tambahkan pula beberapa elemen hijau dedaunan yang akan memberikan suasana sepoi-sepoi serta asri.

3. Meletakkan Elemen Air seperti Kolam Ikan untuk Rumah Anda

Jika Anda memiliki cukup budget untuk membangun rumah modern, Anda bisa membuat kolam ikan kecil atau bahkan kolam renang di area rumah modern Anda untuk menciptakan kesan menyatu dengan alam, mewah, serta menenangkan.

4. Menambahkan Dinding Tanaman di Rumah

Jika Anda ingin membuat sesuatu yang berbeda, Anda bisa menambahkan dinding tanaman di rumah minimalis Anda. Ini bisa menjadi salah satu ide untuk Anda yang ingin memiliki pagar yang unik serta estetis. Pasalnya, selain cantik, Anda bisa mendapatkan kesan rumah yang mewah, nyaman, dan bonusnya dinding tanaman bisa berfungsi sebagai penyaring udara dan membantu mengurangi polusi udara di area rumah.

5. Memasang Pagar Virtual di Rumah

Anda bisa memasang pagar virtual di rumah untuk membantu memberikan keamanan ekstra di rumah tanpa pagar Anda. Pagar virtual akan membantu Anda memantau area teras rumah Anda agar aman dari tamu yang tidak diundang. Penghuni rumah pun jadi nyaman dan merasa aman.

Baca Juga: Rumah Seperti Apa yang Menjadi Incaran Para Milenial?

Setelah membaca artikel di atas, Anda tentu sudah bisa membayangkan desain rumah minimalis yang bisa Anda jadikan referensi untuk rumah tanpa pagar Anda, bukan? Selamat menciptakan rumah minimalis dan elegan!

Jika Anda masih bingung untuk menemukan rumah tinggal yang minimalis dan elegan, Anda bisa mengunjungi perumahan Permata Cimanggis yang ada di Depok. Perumahan ini terletak di lokasi yang strategis yang bisa Anda akses melalui Tol Jagorawi, LRT Cibubur, Stasiun KA Cibinong, Tol JORR 2, dan Terminal Jatijajar. Anda jadi bisa ke manapun tanpa perlu mengkhawatirkan jarak.

Segera hubungi marketing kami di sini, ya!

Agen Properti atau Makelar? Kenali Perbedaannya agar Transaksi Properti Aman

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan sebutan makelar maupun agen properti di dunia jual beli rumah. Keduanya sering disebut secara bergantian dan sering dianggap sama oleh masyarakat karena perannya yang mirip—yakni sebagai perantara yang menjembatani transaksi jual beli atau penyewaan properti—ternyata ada perbedaan antara makelar properti dan agen properti, lho.

Perbedaan Makelar Properti dan Agen Properti

Ada beberapa perbedaan dari makelar properti dan agen properti yang harus Anda tahu, sebagai berikut:

Makelar Properti

Makelar properti adalah seseorang yang berperan sebagai pihak ketiga yang juga menjadi perantara yang menjembatani pembeli dan penjual properti. Dalam menjalankan perannya, makelar bisa bekerja individual ataupun secara berkelompok dengan bergabung ke perusahaan properti skala kecil. Makelar properti bertugas untuk membantu klien dalam menemukan properti terbaik untuk klien, mengurus segala dokumen yang dibutuhkan, hingga melakukan negosiasi harga.

Agen Properti

Agen properti merupakan seseorang yang bekerja dengan cara bergabung di perusahaan properti. Mereka mengantongi lisensi yang resmi yang dalam perannya terikat dengan kode etik profesi yang sangat ketat. Mirip dengan makelar, namun bisa dibilang agen properti memiliki dukungan penuh dari perusahaan properti, seperti kemudahan akses data ke database yang jauh lebih luas, sistem pemasaran yang jauh lebih baik, hingga pelatihan agen yang lebih baik dan terstruktur.

Agar lebih mudah untuk dipahami, berikut perbedaan dari makelar properti dan agen properti dalam tabel.

FiturMakelar PropertiAgen Properti
AfiliasiBisa bekerja secara tim bersama perusahaan atau individu.Harus bekerja di bawah perusahaan.
LisensiMengantongi lisensi, tapi prakteknya tidak selalu terikat dengan kode etik yang berlaku dengan ketat.Harus memiliki lisensi resmi dan juga dalam prakteknya terikat dengan kode etik.
DukunganMendapat dukungan terbatas dari perusahaan tempat bekerja.Mendapat dukungan penuh dari perusahaan tempat bekerja, seperti akses langsung ke database perusahaan, sistem pemasaran yang lengkap hingga pelatihan untuk mempelajari teknik marketing properti.
JaringanLebih terbatas.Jauh lebih luas karena didukung penuh oleh perusahaan.

Pada tabel, terlihat jelas bahwa agen properti dan makelar properti memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Namun, dalam prakteknya, keduanya memiliki peran yang penting terutama dalam membantu Anda untuk menemukan properti terbaik yang sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan Anda mulai dari riset hingga proses penyelesaian transaksi.

Baca Juga: Peluang dan tantangan investasi properti

Panduan Mudah dalam Memilih Makelar atau Agen Properti yang Tepat

Sebelum melakukan transaksi properti, pastikan Anda telah menemukan agen properti atau makelar properti dengan kriteria yang sesuai untuk menghindari kecurangan di tengah proses transaksi jual beli. Berikut beberapa panduan mudah bagi Anda untuk bisa menemukan agen properti atau makelar properti yang tepat.

1. Perbanyak Referensi dari Teman atau Keluarga Terdekat.

Anda juga dapat mencari beberapa ulasan yang ada di internet yang memuat klien terakhir dari agen atau makelar properti Anda.

2. Cek Pengalaman dan Lisensi dari Agen atau Makelar Properti

Entah agen atau makelar properti yang Anda pilih, pastikan Anda memilih yang berlisensi resmi dan pastikan bahwa lisensi mereka masih berlaku dan masih diakui oleh lembaga atau asosiasi properti yang jelas. Periksa juga pengalaman agen atau makelar properti yang telah mereka jalani dalam membantu klien menemukan properti idaman mereka.

3. Tentukan Kebutuhan Properti Anda secara Mendetail

Sebelum memilih agen atau makelar properti, pastikan jenis properti yang Anda inginkan, misalnya apartemen, rumah, tanah, atau jenis lainnya. Lalu, tentukan lokasi properti yang Anda inginkan, apakah di tengah atau pinggiran kota maupun di daerah tertentu. Terakhir, tentukan batas anggaran yang Anda miliki untuk menyewa maupun melakukan pembelian properti.

4. Komunikasikan Kebutuhan Anda ke Agen atau Makelar Properti

Anda tentu memiliki harapan dan kebutuhan atas properti yang Anda inginkan. Nah, penting bagi Anda untuk menyampaikan hal ini dan menanyakan beberapa hal yang mungkin bersinggungan dengan properti atau proses transaksi yang harus Anda lakukan.

5. Cari yang Memiliki Spesialisasi dan Keahlian Pasti

Jangan asal pilih! Pastikan Anda memilih agen atau makelar properti yang memang ahli dan memiliki spesialisasi di bidang properti. Anda dapat mencoba mengetes agen atau makelar properti melalui pengetahuan mereka di bidang properti, meliputi harga properti terkini, tren yang sedang berlangsung hingga kondisi pasar saat ini.

6. Bandingkan Harga di Beberapa Agen

Jangan terburu-buru untuk memilih agen atau makelar properti. Anda bisa mengumpulkan proposal dari masing-masing penyedia jasa dan membandingkan mereka satu persatu terkait layanan yang mereka tawarkan. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menemukan agen atau makelar properti yang tepat bagi Anda.

Baca Juga: Tips memilih developer properti terpercaya sebelum membeli rumah

Sekarang, Anda sudah paham, ‘kan, apa perbedaan agen atau makelar properti dan tips yang harus dilakukan agar Anda bisa melakukan transaksi properti dengan aman? Nah, jika saat ini Anda sedang mencari properti rumah tinggal di daerah Depok, Anda dapat mempertimbangkan perumahan Permata Cimanggis. Perumahan yang terletak di pusat Kota Depok ini lokasinya sangat strategis. Dekat dengan sarana kesehatan, sarana pendidikan, area perbankan, sarana rekreasi, hingga pusat perbelanjaan menjadi area perumahan idaman Anda dan keluarga.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Permata Cimanggis, Anda dapat menghubungi marketing kami di sini, ya!

Mengenal APHT dan SKMHT: Dua Dokumen Penting dalam Jual Beli Properti

Dalam dunia jual beli properti melalui transaksi kredit, ada dua istilah dokumen yang penting untuk kita ketahui, yaitu APHT dan SKMHT. Kedua dokumen ini punya peranan yang sangat penting untuk menjamin dan melindungi keamanan transaksi serta kepentingan dari kedua belah pihak.

Apa itu APHT?

Akta Pemberian Hak Tanggungan atau APHT merupakan suatu dokumen legal yang di dalamnya berisi perjanjian antara peminjam (debitur) dengan lembaga atau bank pemberi pinjaman (kreditur) terkait segala sesuatu yang berhubungan dengan pemberian hak tanggungan atas suatu properti.

Sedangkan hak tanggungan sendiri adalah suatu hak untuk menjual secara paksa suatu objek dalam properti tertentu sesuai dengan kesepakatan. APHT akan berlaku jika debitur gagal untuk memenuhi kewajibannya dalam membayar hutang properti sesuai dengan kesepakatan. Simulasi sederhana yang bisa Anda bayangkan adalah jika Anda memutuskan untuk mengambil KPR untuk membeli sebuah rumah, maka kreditur akan segera meminta Anda untuk membuat dan mengurus APHT untuk memastikan bahwa Anda dapat berjanji untuk membayar cicilan dengan menggunakan jaminan APHT.

Dibuatnya APHT tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memberikan jaminan bagi kreditur dengan cara memberikan kepastian terhadap kreditur bahwa debitur memiliki hak untuk mengambil kembali atau bahkan menjual properti yang sedang dalam masa cicilan jika debitur terbukti melakukan wanprestasi. Selain itu, APHT dibuat untuk memastikan keamanan transaksi kredit properti agar terjamin secara hukum dan juga lebih aman.

 

Baca Juga: Apa Itu Roya Sertifikat? Penjelasan Lengkap dan Cara Membuatnya.

Syarat Pembuatan APHT

Untuk bisa mendapatkan APHT, dibutuhkan beberapa syarat dokumen yang penting untuk dipenuhi, antara lain:

  1. Identitas pemilik, yakni Kartu Keluarga, KTP, dan dokumen pendukung lain.
  2. SHM atau Sertifikat Hak Milik sebagai bentuk bukti kepemilikan atas suatu properti yang sedang atau akan dijadikan agunan.
  3. Surat IMB atau Izin Mendirikan Bangunan.
  4. SKMHT atau Surat Kuasa Memberikan Hak Tanggungan, yakni surat penting yang menyatakan bahwa pemilik properti tidak bisa hadir secara langsung dan akan diwakilkan oleh pemilik dengan melibatkan dua saksi.
  5. Denah lokasi yang di dalamnya menyertakan gambar serta letak dan batasan tanah.
  6. PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang menyertakan bukti pembayaran PBB di tahun terakhir.
  7. Dokumen Kredit yang di dalamnya berisi tentang perjanjian kredit hingga surat permohonan kredit.

 

Apa itu SKMHT?

SKMHT adalah Surat Kuasa untuk Memberikan Hak Tanggungan. Dokumen SKMHT akan diberikan oleh pemilik properti kepada notaris sebagai pihak ketiga agar bisa segera dibuatkan APHT atas nama pemilik properti yang bersangkutan. Biasanya, SKMHT digunakan untuk transaksi properti yang transaksinya melibatkan para pengembang yang punya kuasa terhadap notaris yang dapat membuatkan APHT atas nama pembeli properti.

Adanya dokumen SKMHT adalah untuk menjamin keabsahan APHT, yakni melalui dokumen SKMHT dengan memberikan legalitas atas dokumen APHT. Selain itu, SKMHT juga dapat memudahkan proses dari pembuatan APHT agar jauh lebih efisien karena dalam pembuatannya pemilik properti tidak akan dilibatkan.

 

Syarat Pembuatan SKMHT

Untuk bisa membuat Surat Kuasa Memberikan Hak Tanggungan atau SKMHT, Anda memerlukan beberapa syarat penting, antara lain:

  1. Dokumen kepemilikan properti, seperti IMB (Izin Mendirikan Bangunan), SHM (Sertifikat Hak Milik), dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang telah dibayarkan tahun terakhir.
  2. Identitas dari pemilik properti yang di dalamnya, meliputi nama lengkap sesuai dengan KTP, alamat lengkap pemilik properti berikut dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan).
  3. Deskripsi properti yang di dalamnya memuat denah lokasi properti, luas tanah dan bangunan properti, nomor pendaftaran tanah, dan alamat lengkap properti.
  4. Data kreditur yang memuat nama perusahaan dan nama lengkap kreditur, nomor identitas kreditur, dan alamat lengkap kreditur.
  5. Detail total jumlah utang serta jangka waktu yang di dalamnya terdapat suku bunga, jumlah pokok utang, hingga jangka waktu pengembalian utang.
  6. Tanda tangan pemilik properti yang dibubuhkan di atas materai ataupun cap jempol dari pemilik properti sesuai dengan syarat yang diberikan oleh notaris terkait.
  7. Dua orang minimal sebagai saksi yang tahu dan paham serta menyetujui proses pembuatan SKMHT di mana di dalamnya juga harus memuat identitas dari saksi yang terlibat.

 

Lalu, Apa Perbedaan SKMHT dan APHT?

FiturAPHTSKMHT
DefinisiDokumen yang di dalamnya memuat tentang perjanjian pemberian hak tanggungan.Surat kuasa yang dibutuhkan untuk membuat APHT.
Pihak yang TerlibatKreditur dan debitur.Notaris atau pihak yang diberikan kuasa dan juga pemilik properti.
TujuanUntuk memberikan jaminan terhadap kreditur.Untuk memudahkan segala proses yang melibatkan pembuatan APHT.

 

Baca Juga: Tips memilih developer properti terpercaya sebelum membeli rumah

 

Biaya Membuat APHT dan SKMHT

Untuk membuat APHT atau SKMHT, diperlukan biaya yang besarnya bervariasi tergantung dari beberapa faktor, antara lain lokasi properti, notaris yang terlibat, tingkat kesulitan yang ditemui dalam proses pembuatan APHT dan SKMHT, serta nilai dari tiap properti yang akan dijadikan sebagai agunan.

Secara umum, biaya umum yang akan dikenakan untuk pembuatan APHT serta SKMHT ada beberapa, seperti:

  1. Biaya material yang tarifnya ditetapkan oleh pemerintah dan besarnya dihitung berdasarkan total transaksi yang sedang dilakukan.
  2. Biaya notaris, sebagai biaya utama yang detailnya mencakup biaya administrasi, biaya pembuatan akta, dan juga biaya pengesahan dokumen.
  3. Biaya untuk balik nama atau perubahan yang diperlukan dalam pengubahan sertifikat.
  4. Biaya tambahan lain yang diperlukan untuk transportasi, pengurusan dokumen, dan lainnya.

Agar tidak merugi, Anda perlu membandingkan harga dari beberapa notaris. Sehingga Anda dapat mempersiapkan anggaran yang sekiranya akan dibutuhkan agar Anda dapat mendapatkan harga terbaik untuk pengurusan dokumen APHT serta SKMHT Anda.

Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan para ahli hukum di bidang properti atau notaris untuk kemudahan dalam pembuatan APHT dan SKMHT, ya! Dan pastikan Anda membeli rumah di Permata Cimanggis yang dalam proses pengurusan APHT dan SKMHT-nya transparan dan mudah. Perumahan ini, selain terletak di Kota Depok juga memiliki kelebihan dekat dengan sarana rekreasi, sarana hiburan, pusat perbelanjaan, hingga area perbankan untuk memudahkan mobilitas Anda dan keluarga.

Informasi lanjut mengenai perumahan Permata Cimanggis, hubungi marketing kami di sini, ya!

Hal Pertama yang Harus Dilakukan ketika Masuk Rumah Baru

Selalu ada alasan yang membuat kita meninggalkan rumah dalam keadaan kosong beberapa waktu lamanya. Seperti misalnya perjalanan dinas, liburan, ataupun mudik. Rumah yang Anda tinggalkan dalam keadaan kosong memang tidak berubah secara struktur bangunan atau interiornya. 

Namun, alangkah baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut jika ingin masuk rumah untuk pertama kali setelah sekian lama membiarkan rumah dalam kondisi tak berpenghuni. Beberapa hal ini juga dapat Anda terapkan sebelum Anda masuk ke rumah baru Anda. Simak baik-baik pada artikel berikut, ya!

 

1. Cuci Tangan dan Kaki sebelum Masuk ke Rumah

Sesampainya di rumah, hal yang wajib untuk Anda lakukan adalah mencuci tangan dan kaki agar bersih dari kuman dan debu yang berasal dari lingkungan di luar rumah. Membersihkan tangan dan kaki dengan air saja pun tidak cukup, pastikan Anda menyediakan sabun untuk membasuh tangan dan kaki untuk memastikan tangan dan kaki Anda terbebas dari debu dan kotoran.

 

2. Sterilkan Alas Kaki dan Pakaian dengan Hand Sanitizer dari Kuman

Setelah mencuci tangan dan kaki, semprotkan hand sanitizer pada tangan dan kaki untuk memberikan efek double kill pada kuman yang mungkin masih tertinggal. Cara ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang sangat peduli terhadap kesehatan dan kebersihan demi mencegah kuman membandel.

 

3. Cek Kondisi Pintu dan Jendela Rumah secara Menyeluruh

Sebelum masuk ke dalam rumah, pastikan terlebih dahulu kondisi pintu dan jendela keseluruhan rumah. Apakah ada bagian yang mungkin dalam kondisi rusak bekas dibobol atau aman terkendali. Hal ini untuk memastikan apakah selama rumah kosong, ada yang berusaha masuk ke rumah Anda tanpa izin atau tidak.

 

4. Segera Ganti Kunci Rumah untuk Menghindari Risiko Kejahatan

Jika Anda menemukan bagian pintu atau jendela dalam kondisi rusak, maka segera ganti kunci rumah dan jendela Anda untuk menghindari risiko kejahatan lebih lanjut. Anda dapat segera menghubungi ahli kunci untuk membuat kunci baru dan menambahkan kunci atau gembok pengaman tambahan agar rumah tetap dalam kondisi yang aman.

 

5. Lakukan Pembersihan Rumah secara Menyeluruh

Setelah masuk ke rumah yang kosong dalam jangka waktu lama, yang harus Anda lakukan adalah membersihkan seluruh area rumah secara menyeluruh, baik kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, hingga dapur. Pastikan tidak ada ruangan yang terlewat untuk dibersihkan. Hal ini untuk mengantisipasi debu atau kerak dan juga mengantisipasi rumah dijadikan rumah tinggal oleh hewan tak diundang, seperti kecoa, cicak, hingga ular.

 

6. Periksa Seluruh Perabotan dan Peralatan yang Ada di Rumah

Saat masuk ke rumah yang lama kosong, cek kondisi perabotan dan peralatan yang ada di rumah secara menyeluruh. Jika Anda menjumpai perabotan dan peralatan dalam kondisi kotor, maka segera bersihkan debu dan kotoran dengan hati-hati. Jika Anda menjumpai ada peralatan dan perabotan rusak, segera sisihkan agar bisa dibawa ke tukang service.

 

7. Periksa Aliran Listrik dan Air apakah Masih Berfungsi dengan Baik

Cek kondisi aliran listrik dan air juga, apakah berfungsi dengan normal atau ada tanda-tanda mencurigakan. Hal ini adalah antisipasi untuk menghindari adanya pencurian atau kebocoran listrik dan air pada rumah Anda.

 

8. Segera Ganti Filter HVAC bila Ada

Filter HVAC adalah filter yang sering ada pada komponen penting di rumah, seperti pada pemanas, AC, ventilasi, dan lainnya. Filter ini berfungsi untuk menyaring alergen, debu, atau partikel kecil lain di udara. Dan dalam perawatannya Anda harus memastikan apakah filter HVAC masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jika kondisi filter HVAC tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka Anda harus segera membawanya ke tukang service untuk perbaikan.

 

9. Segera Cuci Pakaian yang Kotor setelah Dipakai di Luar Ruangan

Sesaat setelah masuk ke dalam rumah, lepas semua pakaian yang Anda pakai di luar rumah dan segera masukkan ke mesin cuci untuk dicuci. Hal ini penting untuk menghindari kontaminasi dari debu, kotoran, atau kuman yang menempel pada baju yang tak terlihat oleh mata. Jangan lupa tambahkan sabun atau desinfektan khusus pakaian untuk memastikan semua benar-benar bersih.

 

Itu dia 9 hal pertama yang dapat Anda lakukan ketika masuk ke dalam rumah pertama kali. Nah, jika Anda sedang dalam proses pencarian rumah tinggal untuk keluarga, maka Anda dapat menjadikan perumahan Permata Cimanggis sebagai pilihan karena perumahan ini terletak di pusat kota Depok yang memiliki aksesibilitas tinggi. Anda akan mendapatkan kemudahan dalam menjangkau area pusat perbelanjaan, SPBU, sarana rekreasi dan hiburan, sarana pendidikan, hingga lapangan golf.

Jangan khawatir soal akses, karena Permata Cimanggis dapat Anda jangkau melalui terminal Jatijajar, Stasiun KA Cibinong, LRT Cibubur, maupun Tol Jagorawi. Aksesibilitas aman, mobilitas pun aman terkendali. Tertarik untuk tinggal di Permata Cimanggis? Hubungi marketing kami di sini.

Wujudkan Rumah Lebih Rapi dengan Minimalisasi Barang Tak Terpakai

Saat rumah mulai terasa sumpek karena banyaknya barang dan perabot, mungkin sudah saatnya Anda menilik kembali barang apa saja yang ada di rumah dan mulai memilah sesuai fungsi dan kebutuhannya. Barang-barang yang mulai tidak terpakai, berkurang fungsinya, atau tidak berguna sebaiknya mulai kita singkirkan karena hanya akan memenuhi ruangan dan menghambat aktivitas sehari-hari Anda. 

Terlihat remeh, tapi bukanlah hal yang mudah dilakukan saat Anda harus menghadapi tugas memilah barang, karena ternyata hal ini membutuhkan tenaga dan waktu yang sangat ekstra. Lalu bagaimana caranya dan apa saja yang perlu Anda lakukan untuk mewujudkan rumah menjadi lebih rapi? Yuk, simak langkah-langkahnya dalam artikel berikut ini!

Memulai Decluttering sebagai Langkah Awal

Kebiasaan yang bisa mulai Anda lakukan adalah kebiasaan decluttering. Anda dapat mulai melakukan decluttering atau mengurangi barang yang Anda miliki di rumah dengan pertimbangan fungsi atau waktu simpan untuk mempermudah proses ini. Tujuan dari decluttering sendiri tidak lain dan tidak bukan adalah agar rumah terasa lebih lega dan rapi serta nyaman untuk ditinggali.

Selain faktor kenyamanan, melakukan decluttering juga dapat membuat pemilik rumah menjadi lebih tenang dan jauh dari rawan stres. Jadi, untuk kamu yang merasa punya masalah dengan masalah mental health, mungkin bisa mulai terapi di rumah melalui decluttering. Rumah yang rapi dan nyaman, sedikit banyak akan memberikan ketenangan batin dan membuat pikiran tenang dari kekacauan, sehingga stres akibat melihat rumah yang berantakan dapat terhindarkan.

Beberapa hal yang yang dapat Anda mulai saat ingin melakukan decluttering, antara lain:

1. Pilih Barang atau Ruangan yang Ingin Diurai

Pertama-tama, pilih barang mana saja di lemari mana saja yang ingin Anda pilah. Anda harus fokus memilih ruangan terlebih dahulu sebelum menguraikan barang-barang yang ingin Anda simpan atau singkirkan. Anda dapat memulai dari satu lemari di kamar utama sebelum menuju ke lemari-lemari di kamar anak atau kamar tamu. Kemudian, mulai sortir barang yang ada di lemari, dan fokuslah.

2. Pisahkan Barang berdasarkan Jenisnya

Sebelum memulai, buat daftar jenis yang akan memudahkan klasifikasi atau pengelompokan barang. Misal, untuk masih dipakai/simpan, jual/donasi, buang. Klasifikasi ini akan mempermudah dan mempersingkat waktu Anda saat menyortir barang mana saja yang masih layak pakai atau sudah ingin dibuang.

3. Simpan Barang Decluttering di Wadah Terpisah

Setelah melakukan klasifikasi jenis barang, siapkan wadah berupa kotak atau apa pun untuk meletakkan barang-barang sesuai dengan klasifikasi yang telah ditentukan. Hal ini akan memudahkan Anda saat merapikan kembali barang-barang Anda nantinya. Ini juga akan membantu Anda menjaga ruangan tetap dalam kondisi dan meminimalisir ruangan yang berantakan saat proses decluttering.

4. Lakukan Evaluasi secara Bertahap

Setelah melakukan tahapan decluttering di atas, Anda dapat melakukan evaluasi secara bertahap terhadap apa saja yang telah Anda lakukan. Meski telah melakukan decluttering dan ruangan Anda telah berkurang dari barang-barang yang tidak seharusnya ada, Anda harus menahan diri untuk tidak membeli barang baru secara segera. Sebab, akan sangat percuma bila setelah decluttering, Anda justru mengisi rumah Anda dengan barang baru kembali karena ini akan meningkatkan jumlah barang di rumah Anda kembali.

Itu dia cara yang bisa Anda wujudkan untuk bisa mewujudkan rumah agar lebih rapi dengan melakukan minimalisasi barang yang tidak terpakai yang ada di rumah.

Memiliki rumah yang nyaman adalah impian bagi semua orang. Permata Cimanggis menawarkan perumahan dengan berbagai macam fasilitas, seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, tol, pusat rekreasi, sekolah modern, dan fasilitas lain yang dapat Anda nikmati bersama keluarga. Perumahan ini sangat ideal untuk dijadikan hunian yang nyaman dan aman bagi keluarga. Hubungi marketing kami untuk mendapatkan informasi detail terkait Perumahan Permata Cimanggis.

7 Cara Alami Membasmi Tungau yang Cepat dan Ampuh

Terkadang, ancaman terbesar bagi kesehatan dan kenyamanan tidak selalu terlihat oleh mata telanjang. Di dalam rumah, mikroorganisme seperti tungau dapat menjadi sumber gangguan yang serius meskipun ukurannya yang sangat kecil.

Gangguan tungau sering kali diabaikan, namun dapat menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan bagi manusia. Kali ini, kita akan membahas gangguan tungau di rumah, risikonya, serta langkah-langkah untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut.

Baca juga: Rumah bebas serangga. Ikuti langkah mudahnya!

Apa Itu Tungau? 

Tungau termasuk dalam ordo Acarina dan terbagi menjadi beberapa famili seperti Sarcoptidae, Pyroglyphidae, serta Trombiculidae. Tungau memiliki hubungan yang dekat dengan laba-laba, tetapi berukuran jauh lebih kecil. Meskipun berukuran sangat kecil, mereka memiliki tubuh yang terdiri dari beberapa bagian, termasuk kepala, thorax, dan abdomen. Struktur tubuhnya juga seringkali dilengkapi dengan bulu halus yang membantu dalam pergerakan dan fungsi lainnya.

 

Habitat Tungau 

Tungau dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari alam terbuka hingga rumah manusia. Mereka cenderung tinggal di tempat yang lembab dan gelap seperti kasur, bantal, karpet, dan bahkan di dalam debu rumah. Sebagian besar tungau memakan sisa-sisa kulit manusia yang terkelupas, partikel debu, dan bahan organik lainnya.

 

Jenis Tungau dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Manusia 

Di antara berbagai jenis tungau yang ada, beberapa yang paling umum ditemui dan menjadi sumber masalah kesehatan manusia adalah chiggers, scabies, demodex, dan tungau jerami. Mari kita bahas masing-masing jenis tungau ini serta dampak kesehatan yang ditimbulkannya.

1. Scabies 

Scabies disebabkan oleh tungau kecil yang dikenal sebagai Sarcoptes scabiei. Tungau ini menggali terowongan di lapisan atas kulit manusia untuk bertelur dan menghasilkan larva. Penularan scabies biasanya melalui kontak kulit dengan individu yang terinfeksi. Gejala scabies meliputi gatal yang parah, terutama pada malam hari, serta munculnya garis-garis atau ruam kecil yang mirip dengan jerawat. Pengobatan scabies melibatkan penggunaan krim atau lotion anti-scabies yang diresepkan oleh dokter.

2. Chiggers 

Tungau jenis chiggers, juga dikenal sebagai Trombiculidae, adalah jenis tungau kecil yang biasanya hidup di tanah, tumbuhan rendah, atau area rumput tinggi. Mereka dikenal sebagai penyebab gatal yang sangat mengganggu pada manusia dan hewan. Chiggers tidak mengigit atau menyebabkan rasa sakit, tetapi gigitan mereka bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit yang disebut “bite reaction”. Gejala yang umum termasuk rasa gatal yang parah dan munculnya ruam merah.

3. Demodex

Demodex adalah jenis tungau yang secara alami hidup di folikel rambut manusia, terutama di daerah wajah seperti area mata dan hidung. Meskipun keberadaannya biasanya tidak menyebabkan masalah, pertumbuhan populasi Demodex yang berlebihan dapat menyebabkan kondisi kulit yang dikenal sebagai demodicosis. Gejala demodicosis termasuk kemerahan, peradangan, dan rasa gatal di area yang terinfeksi. Pengobatan biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan topical seperti krim atau sampo yang diresepkan oleh dokter.

4. Tungau Debu 

Tungau debu, juga dikenal sebagai tungau jerami, adalah tungau kecil yang sering ditemukan di tempat-tempat yang berdebu di dalam rumah, seperti kasur, karpet, dan perabotan berbulu. Meskipun tungau jerami itu sendiri tidak menggigit atau menyebabkan gatal secara langsung, mereka dapat memicu reaksi alergi pada beberapa individu yang sensitif terhadap alergen tungau jerami. Gejala alergi termasuk bersin-bersin, gatal-gatal, pilek, dan sesak napas.

Dalam menghadapi masalah kesehatan yang disebabkan oleh tungau, penting untuk memahami gejala dan cara penanganannya. Konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan untuk diagnosis yang tepat dan rekomendasi pengobatan yang sesuai. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri dapat membantu mencegah munculnya tungau dan masalah kesehatan yang terkait.

 

Penyebab Tungau Muncul 

Tungau dapat muncul di berbagai tempat, mulai dari rumah, tempat tidur, hingga lingkungan luar. Untuk memahami penyebab munculnya tungau, kita perlu menggali lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhinya.

1. Kondisi Lingkungan yang Tidak Bersih

Kondisi lingkungan yang kotor dan tidak terjaga kebersihannya menjadi faktor penting dalam munculnya tungau. Penumpukan debu, kotoran hewan peliharaan, serta kebersihan yang kurang pada karpet, sofa, dan perabotan lainnya memberikan tempat yang subur bagi tungau untuk hidup.

2. Kurangnya Ventilasi Udara 

Ventilasi udara yang buruk dalam rumah atau ruangan dapat memperburuk masalah tungau. Udara yang tidak bergerak dan kurangnya sirkulasi udara memungkinkan tungau untuk berkembang biak dengan cepat, serta memperpanjang waktu bertahan hidup mereka di lingkungan tersebut.

3. Kelembaban Udara Tinggi 

Dikarenakan kurangnya ventilasi udara seperti di atas, menyebabkan tungau cenderung berkembang biak dengan cepat di lingkungan yang lembab. Kelembaban udara tinggi, terutama di daerah tropis atau selama musim hujan, menciptakan kondisi ideal bagi tungau untuk berkembang biak. Ruang-ruang yang jarang terkena sinar matahari langsung atau memiliki sirkulasi udara yang buruk seringkali menjadi tempat yang cocok bagi tungau untuk hidup.

4. Kehadiran Hewan Peliharaan 

Hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing, dapat menjadi sumber tungau. Bulu hewan peliharaan menyediakan tempat yang hangat bagi tungau, sementara kulit mereka memberikan sumber nutrisi bagi tungau untuk berkembang biak. Oleh karena itu, utamakan kebersihan dan perawatan hewan peliharaan secara teratur agar dapat membantu mengurangi risiko munculnya tungau.

 

Tips Membasmi dan Mencegah Kemunculan Tungau di Rumah 

 Mengendalikan populasi tungau memang memerlukan upaya yang konsisten dan teratur. Berikut adalah beberapa tips spesifik untuk membasminya dengan efektif:

1. Membersihkan Rumah Secara Teratur

Rutin membersihkan rumah adalah kunci untuk mengurangi populasi tungau. Mulailah dengan mencuci sprei, selimut, dan perlengkapan tidur lainnya dengan air panas setidaknya sekali seminggu. Serta, sediakan penyedot debu dengan filter HEPA untuk menyedot tungau dan partikel-partikel kecil lainnya dari permukaan rumah. Beberapa elemen rumah dapat menjadi sarang tungau seperti karpet, kasur, dan sofa.

Karpet, kasur, dan sofa adalah surga bagi tungau untuk berkembang biak. Apalagi jika karpet, kasur, dan sofa jarang dibersihkan maka jumlah tungau akan semakin banyak. Gunakan penyedot debu/vacuum cleaner yang kuat dengan ujung moncong bebek untuk membersihkan karpet, kasur, dan sofa secara menyeluruh dan terpusat.

Pastikan untuk menyentuh setiap sudut dan lipatan yang mungkin menjadi tempat persembunyian tungau. Nah, agar tungau tidak berkembang biak, maka diperlukan pembersihan rumah secara teratur dengan vacuum cleaner setidaknya seminggu sekali.

Baca juga: Simak, Tips Menjaga Kebersihan Halaman untuk Mencegah Hewan Masuk Rumah

2. Menjaga Kelembaban Di Batas Normal 

Tungau menyukai lingkungan dan udara yang lembab. Pastikan untuk menjaga kelembaban di rumah Anda di bawah 50% dengan menggunakan dehumidifier. Ini akan membuat lingkungan rumah kurang menyenangkan bagi tungau dan membantu mencegah pertumbuhan mereka. Pastikan untuk mendesain ventilasi udara dengan ideal agar udara tidak lembab dan menyebabkan tungau berkembang-biak.

4. Jemur Kasur, Karpet, dan Sofa 

Jika tungau masih membandel, cobalah membasmi tungau secara alami dengan menjemur kasur, karpet, atau sofa di bawah sinar matahari. Menjemur furnitur adalah salah satu cara yang efektif, karena sinar matahari memiliki sifat yang dapat membunuh tungau dan mengurangi kelembaban di lingkungan yang menjadi habitat mereka.

5. Membuang Barang yang Tidak Dibutuhkan

Tumpukan pakaian tua, buku, atau barang-barang lain yang tidak terpakai dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi tungau. Bersihkan rumah dari barang-barang yang tidak lagi dibutuhkan secara teratur untuk mengurangi tempat persembunyian bagi tungau.

6. Cuci Pakaian dengan Air Panas 

Ketika mencuci pakaian, selimut, dan sprei, gunakan air panas setidaknya bersuhu 50 derajat celcius untuk membunuh tungau dan menghentikan penyebaran mereka. Pilih siklus pencucian dengan suhu yang cukup tinggi untuk memastikan tungau mati dan tidak bertahan hidup. Lakukan hal ini setiap satu minggu sekali.

7. Semprotkan Alkohol 

Alkohol merupakan salah satu cara yang terbukti efektif membasmi tungau. Alkohol memiliki sifat antimikroba yang dapat membunuh kutu termasuk tungau serta mencegah perkembangbiakan mereka. Anda dapat mencampurkan alkohol dengan air dalam botol semprotan dan semprotkan campuran tersebut ke tempat-tempat yang rentan menjadi tempat tinggal tungau. Fokuskan semprotan pada tempat-tempat seperti tempat tidur, sofa, gorden, karpet, dan bantal. Alkohol akan membunuh tungau serta membantu mengurangi jumlahnya di lingkungan Anda.

8. Panggil Jasa Pembasmi Hama 

Jika Anda telah melakukan cara-cara di atas tersebut, namun tungau enggan pergi, maka pilihan terakhir adalah memanggil jasa pembasmi hama. Para profesional tersebut tentunya tahu harus berbuat apa dan dilengkapi dengan peralatan dan bahan yang tepat untuk membasmi para tungau.

Tungau di rumah tentunya adalah masalah yang sering diabaikan namun berpotensi berbahaya bagi kesehatan kita. Dengan memahami kebiasaan dan habitat tungau, serta mengambil langkah-langkah pembasmian dan pencegahan yang sesuai, kita dapat mengurangi risiko paparan terhadap alergen dan meningkatkan kesehatan serta kenyamanan di rumah kita. Mengutamakan kebersihan adalah kunci untuk mengendalikan populasi tungau dan mengurangi dampak negatif yang mereka timbulkan.

 

Segera pilih hunian milik Anda sendiri. Hunian milik sendiri membuat kita memiliki kebebasan untuk mengatur, serta merawat kebersihan seluruh isi rumah dengan maksimal. Rasakan pengalaman hidup yang berbeda di hunian modern dengan berbagai fasilitas lengkap. Nikmati suasana tenang dan nyaman di lingkungan asri yang aman dan terjamin. Perumahan Permata Cimanggis: Wujudkan mimpi Anda memiliki rumah idaman dan rasakan kualitas hidup terbaik dengan hubungi kami di sini sekarang!

permata cimanggis

alamat:

Ruko Emerald Blok CC 1,2,3 & 5. Jl. Raya Tapos, Cimpaeun, Tapos, Kota Depok, 16467

email:

info@permatacimanggis.co.id

telepon:

(021) 875 3340

MEMBER OF

Pasal Sanggahan: Seluruh gambar, keterangan, informasi, data dan spesifikasi dalam materi promosi ini bukan bagian dari kontrak jual beli, namun hanya merupakan kondisi terakhir hasil terjemahan dari RENCANA ARSITEKTUR ke dalam bentuk gambar atau fotografi hasil rekaan dengan menggunakan model/contoh, yang perubahannya dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dari Pihak Developer dan/atau Pihak Lain yang menjadi sumber informasi dan data.

CONTACT US
Dengan mengisi formulir ini, saya bersedia dihubungi lebih lanjut dan menerima informasi terkait promosi dari Permata Cimanggis*

© PT PUNINAR TEXTON ASIA

permata cimanggis

alamat:

Ruko Emerald Blok CC 1,2,3 & 5. Jl. Raya Tapos, Cimpaeun, Tapos, Kota Depok, 16467

Email:

info@permatacimanggis.co.id

telepon:

(021) 875 3340

MEMBER OF

Pasal Sanggahan: Seluruh gambar, keterangan, informasi, data dan spesifikasi dalam materi promosi ini bukan bagian dari kontrak jual beli, namun hanya merupakan kondisi terakhir hasil terjemahan dari RENCANA ARSITEKTUR ke dalam bentuk gambar atau fotografi hasil rekaan dengan menggunakan model/contoh, yang perubahannya dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dari Pihak Developer dan/atau Pihak Lain yang menjadi sumber informasi dan data.

CONTACT US

Dengan mengisi formulir ini, saya bersedia dihubungi lebih lanjut dan menerima informasi terkait promosi dari Permata Cimanggis*

© 2021 permata cimanggis. PT. Puninar texton asia

© PT PUNINAR TEXTON ASIA